Minggu, 09 Agustus 2015

MENGENAL LEBIH JAUH PEMAMFAATAN Wi-Fi FREK. 2,4 DAN 5,8 GHz

Diposting oleh : Wahyudin Wolley, YB8EW
Kategori: Digimode - Dibaca: 1499 kali


Wi-Fi (WiFi) adalah sebuah teknologi terkenal yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi Internet berkecepatan tinggi. Wi-Fi Alliance mendefinisikan Wi-Fi sebagai "produk jaringan wilayah lokal nirkabel (WLAN) apapun yang didasarkan pada standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11".[1] Meski begitu, karena kebanyakan WLAN zaman sekarang didasarkan pada standar tersebut, istilah "Wi-Fi" dipakai dalam bahasa Inggris umum sebagai sinonim "WLAN".

Sebuah alat yang dapat memakai Wi-Fi (seperti komputer pribadi, konsol permainan video, telepon pintar, tablet, atau pemutar audio digital) dapat terhubung dengan sumber jaringan  Internet melalui sebuah titik akses jaringan nirkabel. Titik akses (atau hotspot) dengan jarak  jangkauan sekitar 20 meter  di dalam ruangan dan lebih luas lagi di luar ruangan.

"Wi-Fi" adalah merek dagang Wi-Fi Alliance dan nama merek untuk produk-produk yang memakai keluarga standar IEEE 802.11. Hanya produk-produk Wi-Fi yang menyelesaikan uji coba sertifikasi interoperabilitas Wi-Fi Alliance yang boleh memakai nama dan merek dagang "Wi-Fi CERTIFIED".

Alat dan Perangkat Telekomunikas Broadband Wireless Access pada Pita Frekuens Radio 5.8 GHz wajib memenuhi persyaratan teknis Wireless LAN beroperasi dengan menggunakan frekuensi radio di 2,4 GHz tanpa izin Industrial Scientific Medis (ISM) antara 2,4000 GHz dan 2,4835 GHz. Serta frekuensi  5.150 GHz dan 5,825 GHz.

Alat dan perangkat Broadband Wireless Access (BWA) adalah perangkat telekomunikasi yang digunakan untuk   menerima dan mengirim sinyal digital,yang bekerja pada  frekuensi   5.725- 5.825G Hz yang digunakan untuk keperluan  Point to Point (PTP), Point to Multi Poinf ( PTMP)

Untuk perangkat Subscriber  Station dapat bekerja secara dual mode pada frekuensi radio 2,4 GHz dan 5,8 GHz, tetapi untuk  perangkat Base Station  hanya diperbolehkan bekerja  padaf rekuensi radio 5 ,8G Hz. Dengan Spesifikasi Teknis

    Range Frekuensi              : 5.725- 5.825M Hz
    Tipe Modulasi                  : FS I(B PS I(/Q PS I(QAM I C C K
    Metode akses                  : TDMA/FDMA/CDMCAS/ M A- CA
    Teknik  multiplexing         : OFDM/TDM/FDM
    Teknologi                        : DSSS/FHSS
    CNR  for 1x10-symbol   error  rate: <10d8
    Spurious  A II Band           : <-50dBc
    Sensitifitas  Penerima        : <-58dBm
    Radiated  Emission  Limit   : 500,pV/m
    Temperature                    : 0`C s/d 60`C
    Antarmuka                       : IE EE 802.3 complaint (Ethernet)  lE lT 11
    Frekuensi Hopping            : > 75 hoppingfr ekuensi
    Maximum  Bandwidth         : 20 MHz (FCC 15)
    Waktu rata-rata  acupancy  : < 0,4s dalam jarak periode 3 0 s

Dalam rentang 2,4 GHz, saluran adalah 22 MHz lebar. Agar saluran tidak tumpang tindih menyebabkan interferensi co-channel saluran harus dipisahkan oleh 5 atau 25 Hz. Oleh karena itu hanya saluran 1, 6, dan 11 non-overlapping.

Namun, perangkat Wireless LAN tidak hanya perangkat yang memanfaatkan frekuensi radio pada pita tersebut. Bluetooth, monitor bayi, telepon nirkabel, perangkat Zigbee, bahkan microwave oven memancarkan dalam kisaran yang sama sebagai perlengkapan 802,11. Cukup menyebarkan perangkat nirkabel, bahkan dengan pemisahan saluran yang tepat dapat menyebabkan bencana jika gambaran yang akurat dari frekuensi saat ini tidak diperoleh. Hal ini dicapai melalui analisis spektral.

Menggunakan spektrum analyzer, 2,4 GHz dan 5 GHz rentang frekuensi dapat menyapu untuk mengidentifikasi apa yang mungkin beroperasi. Spectrum analyzer dapat berkisar dari perangkat berbasis USB laptop untuk unit mandiri yang biaya ribuan dolar.

Grafik berikut diperoleh dengan menggunakan Metageeks Wi-Spy DBX. Ini adalah perangkat USB yang dapat digunakan dengan laptop atau desktop menjalankan software Metageeks Ch analyzer. Perangkat keras lainnya mungkin memiliki kemampuan serupa.

Gambar 4 adalah scan dari rentang 2,4 GHz di lingkungan perumahan yang khas. Grafik atas menunjukkan rentang frekuensi pada sumbu x dan kekuatan sinyal pada sumbu y. Bagian bawah menunjukkan saat ini, maksimum, dan rata-rata

Pada Gambar 5, nomor saluran mengganti frekuensi pada sumbu x. Perangkat biasanya dikonfigurasi oleh saluran tidak dengan frekuensi sehingga mengubah ini membuat informasi lebih bermakna. Hal ini tampak jelas bahwa ada aktivitas di kisaran 2,4 GHz.

Gambar 6 dan 7  menunjukkan scan spektrum 5 GHz yang digunakan oleh 802.11 di lokasi fisik yang sama .dengan menambah spektrum 5 GHz . Hal ini jelas bahwa di lokasi ini 5 GHz hampir tidak terpakai . 5 GHz memang memiliki kelemahan pelemahan lebih cepat dari 2,4 GHz . Jika kisaran atau peralatan kompatibilitas bukan faktor , menggunakan 5 GHz akan menjadi pilihan yang lebih baik dukungan 802.11b/g/n di 2,4 GHz dan 802.11a / n di 5 Ghz .

Analisis frekuensi tidak hanya menentukan di mana titik akses harus ditempatkan tapi dari sudut pandang frekuensi untuk menerapkan LAN nirkabel . Spektrum analyzer selama  24 jam . Ini akan menangkap setiap penggunaan frekuensi intermiten . Misalnya, menjalankan spektrum analyzer untuk jangka pendek mungkin tidak menangkap penggunaan microwave bocor yang hanya dapat di gunakan. Sebuah alat yang dapat memakai Wi-Fi (seperti komputer pribadi, konsol permainan video,telepon pintar, tablet, atau pemutar audio digital) dapat terhubung dengan sumber jaringan  Internet melalui sebuah titik akses jaringan nirkabel. Titik akses (atau hotspot) dengan jarak  jangkauan sekitar 20 meter  di dalam ruangan dan lebih luas lagi di luar ruangan.
"Wi-Fi" adalah merek dagang Wi-Fi Alliance dan nama merek untuk produk-produk yang memakai keluarga standar IEEE 802.11. Hanya produk-produk Wi-Fi yang menyelesaikan uji coba sertifikasi interoperabilitas Wi-Fi Alliance yang boleh memakai nama dan merek dagang "Wi-Fi CERTIFIED"

.

Rabu, 11 Februari 2015

1.WAJAN BOLIK PENGUAT SINYAL MODEM

Senin, 15 November 2010
Cara Membuat Wajanbolik
LATAR BELAKANG

* Untuk meningkatkan jarak jangkauan wireless LAN diperlukan antena eksternal dengan gain yang lebih tinggi dari antenna standard
* Antena eksternal High Gain harganya relative mahal
* Banyak barang-barang yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari yang dapat digunakan untuk membuat antenna High Gain dengan cara mudah dan biaya ringan

wajanbolic_antena.jpg
TUJUAN
* Sharing pengetahuan/ pengalaman dalam hal pembuatan homebrew antenna khususnya Antenna WajanBolic dan hal-hal seputar Wireless Network



RUANG LINGKUP
Dalam Workshop ini akan dibuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtail
SEKILAS WIRELESS/ WiFi
WiFi (Wireless Fidelity) adalah istilah generik untuk peralatan Wireless Lan atau WLAN. Biasa menggunakan keluarga standar IEEE 802.11. Oleh karena itu didukung banyak vendor.









STANDAR PROTOKOL
Peralatan wireless yang biasa digunakan adalah menggunakan standar IEEE 802.11x, dimana x adalah sub dari:
IEEE 802.11IEEE 802.11aIEEE 802.11a 2X
IEEE 802.11b
IEEE 802.11b+
IEEE 802.11g
2.4GHz5GHz5GHz
2.4GHz
2.4GHz
2.4GHz
2 Mbps54 Mbps108 Mbps
11 Mbps
22 Mbps
54 Mbps
DASAR HUKUM
Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 tentang penggunaan pita frekuensi 2400-2483.5MHz yang ditandatangani pada tanggal 5 januari 2005 aleh Mentri Perhubungan M. Hatta Rajasa.
Beberapa hal yang penting dari Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 adalah Anda tidak memerlukan izin stasiun radio dari pemerintah untuk menjalankan peralatan internet pada frekuensi 2.4GHz, tetapi dibatasi dengan:
1. Maksimum daya pemancar ada 100mW (20dBm).
2. Effective Isotropic Radiated Power/ EIRP di antenna adalah 36dBm
3. Semua peralatan yang digunakan harus di-approve/ disertifikasi oleh POSTEL
ANTENA WAJANBOLIC
Kenapa disebut WajanBolic?
* Wajan : penggorengan, alat dapur buat masak
* Bolic : parabolic
* WajanBolic : Antena parabolic yg dibuat dari wajan
Karena berasal dari wajan maka kesempurnaannya tidak sebanding dg antenna parabolic yg sesungguhnya. Dalam workshop akan dibuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtail dengan pertimbangan :
Beberapa kekurangan antenna WajanBolic :
Karena berupa solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat
ANTENA 2.4 GHz
Beberapa Contoh Design Antena 2.4 GHz
Kebanyakan antenna homebrew wifi yg ada di internet : antenna yagi, antenna kaleng (tincan antenna), antenna biquad, antenna helix, antenna slotted waveguide. Komponen yg selalu ada dlm design antenna-antena tsb : N-type Connector & pigtail
Konektor : N-type Male, N-type Female, RP TNC Male, RP TNC Female, Pigtail
Ok..!! kita langsung saja ke pembuatan WajanBolic
Persiapan
Peralatan dan bahan yang perlu di siapkan:
BAHAN
1. Wajan diameter 36? (semakin besar diametr semakin bagus)
2. PVC paralon tipis diameter 3? 1 meter
3. Doff 3? (tutup PVC paralon) 2 buah
4. Aluminium foil
5. Baut + mur ukuran 12 atau 14
6. N Connector female
7. kawat tembaga no.3
8. Double tape + lakban
PERALATAN
1. Penggaris
2. Pisau/ Cutter
3. Solder + timah nya
4. Gergaji besi
PERKIRAAN HARGA
Perkiraan harga yang dikeluarkan untuk membeli bahan WajanBolic adalah kurang dari Rp 100.000,-. Bandingkan jikan Anda harus membeli antenna Grid 24db, yang bikinan local saja mencapai Rp 500.000,- lebih dan yang import bisa mencapai Rp 1.000.000,- lebih. Atau membeli antenna grid local yang harga nya Rp 200.000,- sedangkan yang import bisa mencapai Rp 300.000 lebih.
TAHAP PENGERJAAN
1. Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
2. Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut 12 atau 14, cukup satu lubang saja.
Kemudia, ukur diametr wajan, kedalaman wajan dan feeder/ titik focus. Untuk lebih jelas nya silahkan liat gambar di bawah.
Contoh :
Parabolic dish dg D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2/(16*d) = 70^2 / (16*20) = 15.3 cm
Pada titik focus tsb dipasang ujung feeder. Untuk mendapatkan gain maksimum.
1. Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feeder nya (daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder nya gunakan rumus di atas.
2. Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan N Connector, untuk itu gunakan rumus antenna kaleng. Bias di lihat di http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php
3. Potong kawat tembaga yang sudah disiapkan sesuai dengan ukuran yang didapatkan dari hasil kalkulasi website di atas. Dan solderkan pada N Connector yang telah di siapkan
4. Selanjut nya, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder, klo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkan nya bisa menggunakan double tape
5. Lalu pasangkan N connector ke PVC Paralon yang telah dilubangi td
6. Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung dekat dengan N Connector harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil
7. Dan pasangkan doff tersebut ke PVC paralon
8. Kemudian, wajan yang telah di bolongi tadi dipasangkan dengan doff yang satu nya lagi, sebelum nya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran bautyang sudah di siapkan, dan kencangkan secukup nya.
9. Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff.
10. Dan Wajan bolic sudah siap untuk digunakan browsing, atau paling tidak untuk wardriving.